Prabowo mengatakan bahwa Ia telah menandatangani Ketentuan THR untuk sejumlah 9.4 juta penerima di tahun 2025, dilansir dari detiknews.
"Saya telah menandatangani PP Nomor 11 Tahun 2025 yang mengatur kebijakan pemberian THR dan gaji ke-13 bagi aparatur negara. THR dan gaji ke-13 tahun 2025 akan diberikan kepada seluruh aparatur negara di pusat dan daerah, termasuk PNS, PPPK, prajurit TNI dan Polri, hakim, serta para pensiunan dengan jumlah total mencapai 9,4 juta penerima," kata Prabowo.
Prabowo melanjutkan, THR tersebut akan cair pada pertengahan Maret ini.
"THR akan dibayar dua minggu sebelum hari raya Idul Fitri, mulai dicairkan Senin, 17 Maret 2025," lanjut Prabowo.
Hal itu disampaikan Prabowo didampingi MenKeu Sri Mulyani Indrawati beserta MenPAN - RB Rini Widyantini pada konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Selasa (11/3/2025).
Sebagaimana diketahui, THR merupakan jenis tunjangan yang diberikan setiap tahun kepada ASN, PPPK, POLRI, TNI, Hakim dan Pensiunan bahkan pekerja swasta.
Sebagai informasi, THR tahun ini merupakan hasil pembahasan dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Rapat dihadiri oleh Yassierli, Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, serta Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza pada Kamis (27/2/25).
Pencairan THR bagi ASN dan pekerja swasta akan dicairkan tepat waktu, dengan ketentuan pencairan bagi ASN paling cepat 3 minggu sebelum Lebaran," kata Airlangga dalam keterangan tertulis.
Sementara itu Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan kode pencairan THR bagi PNS dan TNI/Polri tahun ini bakal diberikan penuh 100%.
"Insyaallah," kata Sri Mulyani ketika ditanya apakah THR PNS akan cair 100% atau tidak, ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (7/3/25).
0 Comments